Rabu, 23 Desember 2015

Materi Ujian Sabuk Putih (Kyu VI) ke Kuning (Kyu V)

hello guyss.....
balik lagi sama saya wawan di hari yang sama yaitu hari rabu wkwk, kali ini saya akan menjelaskan sedikit tentang materi ujian untuk sabuk putih (kyu VI) menuju sabuk kuning (kyu V). mungkin dari kalian barangkali ada yang lupa tentang materi untuk ujian kenaikan sabuk makanya sekarang saya share sedikit tentang materi buat ujian kenaikan sabuk putih ke kuning. tak usah lama lama langsung saja soalnya saya masih banyak tugas lagi yang belum kelar hehe...
yang pertama adalah pukulan.
I. Pukulan
Pukulan sabuk putih ada 5 :
1. Kepalan tangan/Sotochi
2. Tebakan dada
3. Tusuk 5 jari
4. Sodokan
5. Sisi tangan/Seken
Selanjutnya yaitu materi tangkisan.
II. Tangkisan
Tangkisan ada 6 :
1. Tangkisan Atas
2. Tangkisan Samping Atas
3. Tangkisan Bawah
4. Tangkisan Dalam
5. Tangkisan Gunting Atas
6. Tangkisan Gunting Bawah
Lalu ada tendangan.
III. Tendangan
Tendangan ada 3 :
1. Tendangan Gajul
2. Tendangan Te
3. Tendangan Sabit
Yang keempat ada lemparan.
IV. Lemparan/Bantingan
Lemparan ada 4 :
1. Lemparan Ungos/Ugoshi
2. Lemparan Teotos/Tai-o-tochi
3. Lemparan Sotongare/O-soto-gari
4. Lemparan Koosotongare/Ko-o-soto-gari
Selanjutnya ada jatuhan.
V. Jatuhan
Jatuhan ada 5 :
1. Jatuhan Depan
2. Jatuhan Belakang
3. Jatuhan Samping Kanan/Kiri
4. Jatuhan Rol Depan
5. Jatuhan Rol Belakang
Yang terakhir ada : Sikap dasar 1 sampai 4 dan Kuda-kuda Dasar 1 sampai 4.
Sekian yang dapat saya sampaikan, maaf saya gabisa lama lama masih banyak tugas sebelum uas.
Oke see you next time...Arigatou Gozaimasu : )

Rabu, 16 Desember 2015

Tingkatan Sabuk Dalam Ju-jitsu

Ohayouu...
kembali lagi bersama saya wawan fahmi. Kali ini saya akan menjelaskan tentang tingkatan tingkatan sabuk dalam beladiri jujitsu. oke tanpa basa basi lagi langsung aja ke materinya. Sebagaimana Beladiri lain, Jujitsu juga mempunyai tingkatan-tingkatan di dalamnya. Hal ini selain untuk menunjukkan tingkat keahlian juga memudahkan anggota Jujitsu untuk belajar, berlatih dan melatih sesuai Garis – Garis Besar Program yang telah ditetapkan(wihh kata katanya mendewa). Berikut adalah tingkatan-tingkatan Sabuk yang digunakan dalam Jujitsu :

Sabuk Putih = Kyu VI (Roku-Kyu)
       Sebelum KYU VI, biasanya siswa harus melewati tahap Tingkat Pemula, diberikan bekal dasar-dasar pengetahuan tentang IJI serta melakukan Raid Badge. Soalnya saya dulu waktu ikut jujitsu juga seperti itu. mungkin waktu itu saya lebih difokuskan ke fisiknya makanya saya lebih suka latihan fisik daripada materinya hehe..

Sabuk Kuning = Kyu V (Go-Kyu)
        Dalam tingkat ini siswa masih mendapatkan beberapa materi yang nggak seberapa rumit lah bisa dibilang masih lumayan gampang(itu menurut saya gatau lagi kalo yang lain).

Sabuk Hijau = Kyu IV (Yon-Kyu)
        Nah di tingkat ini siswa akan diberi materi yang lebih rumit lagi yaitu kata. kata bisa dibilang dalam bahasa indonesia yaitu seni gerakan dalam jujitsu.

Sabuk Oranye = Kyu III (San-Kyu)
        Saat siswa sudah sampai tingkat ini, Siswa akan diajarkan untuk melatih seseorang. Soalnya kalau di gresik orang yang sudah sabuk orange biasanya sudah diajarkan untuk melatih.

Sabuk Biru = Kyu II (Ni-Kyu)
        Dalam tingkat ini dan seterusnya saya masih belum tau soalnya saya masih belum dalam tingkat ini wkwk jadi maaf kalo saya hanya menyampaikan sampai disini saja hehe...

Sabuk Coklat = Kyu I (Ik-Kyu)

Sabuk Hitam = Dan I (Sho-Dan)

Sabuk Hitam = Dan II (Ni-Dan)

Sabuk Hitam = Dan III (San-Dan)

Sabuk Hitam = Dan IV (Yon-Dan)

Sabuk Hitam = Dan V (Go-Dan)

Sabuk Merah-Putih = Dan VI (Roku-Dan)

Sabuk Merah-Putih = Dan VII (Shichi-Dan)

Sabuk Merah-Putih = Dan VIII (Hachi-Dan)

Sabuk Merah = Dan IX (Kyu-Dan)

Sabuk Merah = Dan X (Ju-Dan)

Kenaikan ke sabuk yang lebih tinggi harus menempuh proses ujian-ujian terlebih dahulu, baik ujian teknik Ju-Jitsu maupun fisik, ujian teori tentang Ju-Jitsu, serta pelantikan yang sarat dengan ujian mental. Sekian yang dapat saya sampaikan semoga kalian tidak ada bosan bosannya baca blog saya yaaaaa...
Arigatou Gozaimasu

Selasa, 08 Desember 2015

Sejarah Berkembangnya Martial Art Ju-jitsu di Gresik

Minna san...Ogenki desu ka?
     Kali ini saya akan menjelaskan tentang sejarah masuknya jujitsu di gresik.Institut Ju-Jitsu Indonesia atau biasa disebut (IJI) Cabang Gresik dulu dibawa oleh Kahar Guntoro (DAN III) pada tahun 1991 atas nama cabang Surabaya. Namun sebelum dikukuhkan menjadi salah satu cabang Ju-Jitsu di kota Gresik masih berstatuskan independent atau hanya sekedar meminjam tempat latihan. Perjalanan Ju-Jitsu Gresik dapat dikatakan gampang-gampang susah, hal itu disebabkan oleh status tersebut. Akan tetapi semua itu tidak menjadi suatu masalah yang berat dan rumit bagi para Ju-Jitsan saat itu.
     Ju-Jitsan pertama di Gresik saat ini yang tersisa adalah oleh Dody Ibrahim (DAN I), Husni Said, S.E. (DAN I), Selamet, Amd (DAN I), Hilmi Ryzal (DAN I), Suryono (DAN I), Sarwo (DAN I), Gufron (DAN I), Farid (DAN I) Mereka adalah murid-murid atau anak didik Ju-Jitsu dari Kahar Guntoro (DAN IV).

      Pada masa-masa latihan yang mereka lakukan, tidak seperti masa sekarang. Tetapi mirip dengan sekolah militer bagi mereka. Dan apa boleh buat, bila memang sudah menjadi jodohnya, takkan lari gunung dikejar. Semangat pun berlatih masih terus membara dalam diri mereka hingga sekarang.
      Tahun 1994, kepemimpinan Kahar Guntoro digantikan oleh (Alm) Ibnu Teguh Santoso, S.H. (DAN II). Suasana mulai berubah. Dulu latihan yang hanya terpatok dalam hal fisik dan materi, kini pada masa kepemimpinan (Alm) Ibnu Teguh Santoso, S.H., Ju-Jitsu Gresik berkembang pesat dikarenakan karena lebih terimbangi pada keorganisasian. Pada saat-saat itu pula dojo Ju-Jitsu di Gresik yang dulunya hanya ada di SMA Semen Gresik. Pun berkembang. Mulai dari SMK Semen Gresik, SMAN 1 Gresik, SMAN 1 Manyar, SMAN 1 Cerme, SMAN 1 Kebomas, SMPN 1 Bungah, SMA NU 1 Gresik, SDN Sidokumpul 2 Gresik, SD Petro Kimia Gresik, dan dojo Ponpes Hidayatullah Manyar. Dan Ju-Jitsan pun bertambah seiring dengan bertambahnya Dojo-Dojo tersebut.
     Dan pada tahun 2002, nama Ju-jitsu Gresik berubah menjadi Ju-Jitsu Cabang Gresik. Disaat itu pula Pemkab Gresik menyarankan, agar Organisasi Ju-Jitsu Cabang Gresik ikut serta dalam keanggotaan KONI Gresik. Lamanya perjuangan demi mewujudkan menjadi suatu cabang di kota Gresik sendiri yang dulu tak pernah terpikirkan, kini telah menjadi Setelah suatu gebrakan yang dibuat oleh Dody Ibrahim A, dkk. Dan kita, sebagai Ju-Jitsan penerus, tetaplah menjaga semangat yang telah dirintis oleh para senior pendahulu, dalam latihan maupun dalam keorganisasian. Demi kemakmuran dan ketentraman bersama, tanpa terlepas dari Sumpah & Semboyan JU-JITSU dalam menjalankan dan mewujudkannya. 


Sumpah Jujitsu
1.    Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
2.    Taat pada Orang Tua
3.    Sanggup Menjaga nama baik Jujitsu
4.    Bersifat ksatria dan jujur
5.    Taat pada pelatih

Semboyan Jujitsu
1.    Berlatih Jujitsu demi kemanusiaan
2.    Tidak boleh sombong
3.    Membela yang lemah, berdiri di pihak yang benar
4.    Jujitsu digunakan hanya dalam keadaan terpaksa
5.    Dalam latihan tidak ada tawa dan tangis

     Sekian yang dapat saya jelaskan semoga bermanfaat bagi kalian. See you next time.
OSH....